4 Tips Agar Gorengan Tidak Berminyak - MadaniTec

Artikel Detail

4 Tips Agar Gorengan Tidak Berminyak

4 Tips Agar Gorengan Tidak Berminyak

Gorengan memang selalu jadi favorit banyak orang. Sebagai penggemar sejati, gorengan selalu masuk daftar menu wajib saya. Entah jadi cemilan atau lauk, gorengan selalu berhasil mengganjal perut.

Namun meski begitu, tak selamanya gorengan itu terasa enak, ya. Kadang saya menemukan gorengan yang sangat berminyak, sehingga ketika digigit, minyak tersebut akan membanjiri mulut.

         Baca juga: Spinner mini 

Wah, pastinya selera makan jadi hilang, ya? Belum lagi kalau kita harus menghabiskan gorengan-gorengan yang berminyak tersebut, pastinya juga kurang baik bagi tubuh karena banyaknya minyak. Oleh karena itu, perhatikan dulu tips berikut ini, yuk! Psst, jangan pernah takut dengan minyak karena semua bisa diakali.


1. Perhatikan Kualitas Minyak Goreng

Hal utama yang pasti kita perhatikan dalam menggoreng adalah bahan gorengannya. Tapi tunggu dulu, kita juga perlu memperhatikan kualitas minyak, lho. Agar hasilnya maksimal, pakailah minyak baru untuk menggoreng.

Namun jika masih ada sisa minyak yang banyak dan warnanya cukup bening (misalnya minyak bekas goreng kacang), anda boleh memakainya untuk menggoreng.

Tapi ingat, setelah itu buanglah minyak tersebut dan ganti dengan yang baru jika hendak menggoreng lagi. Minyak berwarna gelap dan ada bintik hitam tentunya bisa menurunkan kualitas gorengan dan tak mampu mematangkan dengan sempurna.


2. Panaskan Minyak Terlebih Dahulu

Gorengan yang dimasukkan pada minyak yang belum dipanaskan (dingin) pastinya tak akan matang sempurna. Perubahan suhu yang terlalu mendadak dari dingin ke panas, hanya akan mematangkan bagian luarnya saja, sedangkan bagian dalamnya masih mentah. Otomatis, waktu menggoreng akan lebih lama dan hal ini bisa membuat gorengan lebih berminyak.

Oleh karenanya, panaskan dulu minyak untuk menggoreng hingga benar-benar panas. Cara mengetahuinya, celupkan sutil kayu dan perhatikan banyak gelembung di sekitarnya yang berarti minyak sudah panas.


3. Masukkan Bahan Gorengan Sedikit demi Sedikit

Dulu saya pernah memasukkan bahan gorengan banyak-banyak dalam sekali menggoreng. Wajan penggorengan memang jadi penuh, tapi saya tak sadar karena hampir semua gorengan jadi sangat berminyak.

Banyaknya muatan dalam wajan penggorengan dapat menurunkan suhu minyak sehingga gorengan menyerap lebih banyak minyak. Jadi solusinya, masukkanlah bahan gorengan sedikit demi sedikit, ya. Paling tidak 3-4 bahan untuk wajan ukuran sedang.

    Baca juga: Spinner Peniris Minyak Ss


4. Tiriskan pada Alat Peniris, Cooling Rack, atau Tisu Dapur

Setelah gorengan matang keemasan, jangan langsung meletakkannya dalam piring, ya. Minyak yang masih menetes setelah diangkat dari wajan akan membasahi piring dan melembapkan gorengan. Nah jika dibiarkan terlalu lama, gorengan akan menyerap minyak tersebut dan mengakibatkan tekstur dalamnya jadi sangat berminyak.

Untuk mengatasinya, tiriskan gorengan di cooling rack atau saringan terlebih dahulu. Atau, letakkan tisu dapur di atas piring sebelum menaruh gorengan. Oh ya, jangan tumpuk gorengan supaya tidak lembap, ya.

Atau jika ingin lebih praktis, anda bisa menggunakan spinner Mini atau spinner Peniris Minyak Ss. Setelah matang, gorengan bisa langsung ditiriskan dengan spinner tersebut. Praktis dan tidak buang-buang minyak, deh.

more info klick dibawah ini 

Penulis: Manggarayu, Editor: Yudi

Related News

Mengapa Air Penting Bagi Tubuh ?

Mengapa Air Penting Bagi Tubuh ?

September 06, 2018
Air merupakan salah satu komponen yang utama bagi tubuh kita. Menurut para dokter kesehatan komposisi dalam tubuh kita biasanya terdiri dari air ...
Kultum Ilmu Dalam Islam

Kultum Ilmu Dalam Islam

September 05, 2025
اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ Alhamdulillāh, segala puji bagi Allah Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga tercurah...
Jual Tutup Lubang Biopori Aluminium Dan PVC Berkualitas

Jual Tutup Lubang Biopori Aluminium Dan PVC Berkualitas

December 30, 2025
Sampah-sampah, seperti dedaunan dan bunga-bunga sering kali masuk ke dalam pipa paralon (biopori). Bukannya berhasil mencegah masalah banjir, justru i...