Eksisnya Tanaman Hias Dimasa Pandemi - MadaniTec

Artikel Detail

Eksisnya Tanaman Hias Dimasa Pandemi

Eksisnya Tanaman Hias Dimasa Pandemi

Tanaman Hias menjadi suatu yang menyenangkan jika dipandang. Dimanapun tempatnya, jika terdapat banyak tanaman akan terlihat lebih menarik dan lebih segar. Tidak terkecuali tanaman hias, berbagai tanaman hias disaat masa seperti ini, pandemi yang mengharuskan semua masyarkat berdiam dirumah  membuat banyak orang mulai mengeluh bosan dengan aktifitas yang monoton. 

Banyaknya manfaat tanaman, masyarakat menjadikan tanaman sebuah media baru untuk mengisi waktu luang. banyak masyarakat mengaku bahwa membeli tanaan untuk mengisi waktu luang dirumah saat diterapkannya WFH, dan kegiatan bercocok tanam menimbulkan hormon bahagia tersendiri.

Tetapi, Tanaman hias juga memerlukan penanganan dengan baik. memperhatikan kadar air yang cukup dengan menyiram tanaman di waktu yang tepat, harus mendapatkan cahaya matahari yang cukup untuk melakukan fotosintesis dan menggunakan pupuk dengan baik agar tanaman dapat tumbuh dengan baik.

Ramah Lingkungan

Ketika banyak orang yang memanfaatkan pupuk organik cair yang terbuat dari sampah, sisa-sisa tanaman, kotorah hewan dan manusia serta limbah akan membantu mengurangi sampah. Dengan mendaur ulang sampah serta kotoran, hal itu akan mengurangi penumpukan sampah dan justru bermanfaat. Manfaatnya yaitu dapat membantu pertumbuhan tanaman. 

BACA JUGA : komposter Cair

Menghemat Biaya

Dikatakan menghemat biaya karena pupuk organik cair lebih murah dibandingkan harga pupuk anorganik yang harganya sangat mahal. Sehingga tidak heran jika sebagian besar petani lebih senang menggunakan pupuk organik ketimbang anorganik. Meskipun ada yang bilang pemakaian pupuk anorganik lebih praktis, juga hasilnya cepat bisa dilihat. 

BACA JUGA : Rotary komposter Manual

Revitalisasi Produktivitas Tanah

Pada dasarnya dalam pemakaian pupuk anorganik secara terus-menerus justru akan berdampak kurang baik terhadap kondisi hara tanah. Pupuk anorganik akan menyebabkan kekurangan hara karena terakumulasi di tanah. Mengapa demikian? Karena tanah yang sering diberi pupuk anorganik, lama-kelamaan membuat tanah jadi keras sehingga sulit untuk diolah. Selain itu akan menghambat pertumbuhan tanaman.

Dapat digunakan untuk pupuk tanaman, bersifat release dan memiliki kandungan unsur hara yang lengkap.

Pupuk organik cair lebih cepat diserap oleh daun dan fotosintesis.

Mampu membantu proses pelapukan bahan mineral.

Mampu meningkatkan kapasitas tukat katian.

Meningkatkan pengikatan antar partikel.

 

 

Hubungi atau klik link dibawah ini untuk mendapatkan penawaran terbaik dari kami.

https://bit.ly/31GDIuv

Related News

Usaha Ternak Sapi Masih Menjanjikan Hingga 10 Tahun Ke Depan

Usaha Ternak Sapi Masih Menjanjikan Hingga 10 Tahun Ke Depan

September 16, 2023
Peluang usaha ternak sapi di Indonesia masih sangat menjanjikan karena hingga tahun 2022 peternak dalam negeri belum bisa memenuhi 100% kebutuhan dagi...
Peluang Usaha Maggot Si Larva Lalat Black Soldier Fly

Peluang Usaha Maggot Si Larva Lalat Black Soldier Fly

July 10, 2024
Peluang usaha maggot atau budidaya maggot di indonesia menjadi tren mulai beberapa tahun lalu, berikut beberapa cara memanfaatkan maggot: 1. Sebaga...
Manfaatkan Sampah Daun Kering Untuk Dijadikan Kompos

Manfaatkan Sampah Daun Kering Untuk Dijadikan Kompos

October 03, 2023
  57% sampah di Indonesia berasal dari bahan organik, termasuk dedaunan. Padahal, sampah organik yang berada di TPA (Tempat Pembuangan Akhir)&...