Kenali 6 Jenis Kayu untuk Arang Briket! - MadaniTec

Artikel Detail

  • Home
  • Artikel
  • Umum
  • Bukan Asal Pilih, yuk, Kenali Jenis Kayu Untuk Arang Briket!

Bukan Asal Pilih, yuk, Kenali Jenis Kayu Untuk Arang Briket!

Bukan Asal Pilih, yuk, Kenali Jenis Kayu Untuk Arang Briket!

Ilustrasi arang briket dari kayu. (Sumber: Coernl/Pixabay)

Banyak jenis kayu di Indonesia yang bisa dijadikan bahan dasar pembuatan arang briket. Arang briket sendiri merupakan bahan bakar yang sudah dipadatkan, digunakan untuk pembakaran.

Jika ingin mengolah kayu menjadi arang briket, Anda perlu menghancurkan kayu tertentu menjadi serbuk gergaji atau bisa dibilang sawdust.

Bagaimana caranya? Tentu saja bisa dengan mesin pembuat sawdust. Sebelum mengenali cara membuatnya, sekarang kenali jenis-jenis kayu untuk arang briket.

5 Jenis Kayu untuk Membuat Arang Briket

1. Merbau

Merbau adalah kayu Indonesia yang memiliki kualitas baik. Kayu ini berwarna cokelat hingga kehitaman. Saat Anda melihatnya, tampak serat lurus yang dominan pada tubuh kayu tersebut.

Di sisi lain, merbau mempunyai tekstur yang kasar. Khas dari kayu ini adalah sanggup dipakai untuk konstruksi berat. Perihal digunakan sebagai bahan arang briket, merbau terbilang cocok.

Sebab, merbau tergolong sebagai kayu keras, tidak mudah rapuh. Saat dibakar, tentu saja dapat menyala lebih lama alias awet. Sudah begitu, bentuknya sangat solid.

2. Keruing

Kayu selanjutnya yang bisa dijadikan bahan baku arang briket adalah keruing. Keruing merupakan kayu yang berasal dari pohon genus Dipterocarpus.

Ciri-ciri dari keruing, batangnya berwarna cokelat, berserat halus, dan punya permukaan agak licin. Kayu keras satu ini memiliki kekuatan yang setara dengan kayu jati.

Soal keawetan, jangan diragukan. Soal ketahanan, setara mahoni dan meranti. Ini bisa menjadi alternatif karena harganya yang ekonomis.

Baca Juga: Macam-Macam Briket, Mulai Dari Arang Hingga Batubara

3. Meranti

Meranti adalah jenis kayu yang populer di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Jika berbicara mengenai furniture, kayu ini jagonya. Tidak hanya itu, meranti juga dapat dipakai sebagai serbuk kayu untuk briket.

Walau kayu ini keras, bobotnya masih terbilang ringan. Namun, ada juga yang berat-sedang. Karakteristiknya, antara lain punya lebih dari satu warna (cokelat muda–tua) dan berpola lurus.

Tekstur meranti halus, seratnya lurus, memberikan kesan yang elegan. Ngomong-ngomong soal kekuatan, meranti berkekuatan luar biasa, begitu pun dengan ketahanan (terutama pada cuaca ekstrem).

4. Trembesi

Banyak orang mengenal trembesi sebagai kayu berukuran besar dengan pertumbuhan yang cepat sehingga cukup mudah ditemukan di Indonesia, terutama dari pohon-pohon peneduh di pinggir jalan.

Trembesi memiliki kepadatan sedang dengan serat yang tidak terlalu rapat, tetapi tetap bisa diolah menjadi serbuk kayu (sawdust) untuk bahan briket.

Ketika dijadikan arang briket, trembesi cenderung mudah terbakar dan cocok untuk kebutuhan skala rumahan.

Walau waktu bakarnya tidak selama kayu keras seperti merbau, trembesi tetap banyak dipilih karena ketersediaannya melimpah dan harganya lebih ekonomis.

5. Kaliandra

Kaliandra termasuk jenis kayu yang cukup populer sebagai bahan bakar, termasuk untuk arang briket. Tanaman ini terkenal akan pertumbuhannya yang cepat sehingga banyak dimanfaatkan dalam sektor energi.

Kayunya memiliki karakter yang cepat kering, mudah melalui proses karbonisasi, dan cukup padat dibandingkan kayu cepat tumbuh lainnya.

Kaliandra dapat menghasilkan panas yang stabil saat diolah menjadi briket. Proses produksinya juga relatif efisien, sehingga tidak heran jika kayu ini banyak digunakan oleh industri maupun pelaku UMKM.

Baca Juga: Cara Membuat Briket Arang Aromaterapi Dari Limbah Kelapa

6. Bengkirai

Bengkirai merupakan kayu keras yang memiliki kekuatan dan ketahanan tinggi, bahkan sering digunakan untuk kebutuhan konstruksi luar ruangan karena tahan terhadap cuaca.

Kayu ini memiliki kepadatan tinggi dengan serat yang kuat dan rapat sehingga tidak mudah rapuh. Jika diolah menjadi arang briket, bengkirai mampu menghasilkan panas tinggi dengan waktu bakar yang lebih lama.

Karena kualitasnya tersebut, bengkirai sering dijadikan pilihan untuk briket premium, terutama untuk kebutuhan BBQ.

Itulah enam jenis kayu yang dapat digunakan sebagai bahan pembuatan arang briket. Mana yang cocok dengan Anda?

Biar pengolahan semakin optimal dan menghasilkan keuntungan maksimal, jangan ragu menggunakan mesin-mesin pembuat briket yang bisa Anda lihat di katalog produk.

Konsultasikan kepada Madanitec melalui 081215778768 agar memperoleh rekomendasi mesin yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Selain itu, untuk setiap pembelian mesin, Anda berhak memperoleh kartu garansi dan servis gratis. Jadi, segera berikan yang terbaik untuk usaha Anda!

Related News

Usaha Pupuk Kompos Dan Pakan ternak, Santai Tapi Menghasilkan

Usaha Pupuk Kompos Dan Pakan ternak, Santai Tapi Menghasilkan

August 08, 2020
Memelihara hewan atau ternak adalah pilihan yang tepat untuk menghilangkan bosan dirumah atau untuk mengisi kegiatan. Setiap makhluk hidup mrmbutuhkan...
Cara Mengolah Sabut Kelapa Menjadi Pupuk Cair, Bagus Untuk Lingkungan

Cara Mengolah Sabut Kelapa Menjadi Pupuk Cair, Bagus Untuk Lingkungan

September 19, 2025
Sabut kelapa kerap menjadi sampah terlupakan dan menjadi masalah besar di Indonesia hingga saat ini. Misalnya, di Malang, sampah sabut kelapa men...
Mengenal Sampah RDF, Manfaat Dan Cara Mengelolanya

Mengenal Sampah RDF, Manfaat Dan Cara Mengelolanya

January 23, 2025
Pengolahan sampah menjadi Refuse-Deriver Fuel atau RDF adalah sala satu teknologi pengelolaan sampah yang bertujuan mengubah limbah menjadi bahan baka...