Dibuang Sayang! Inilah 6 Manfaat Bonggol Jagung Dan Kandungannya Yang Jarang Diketahui
Ilustrasi bonggol jagung. (Sumber: Freepik/stockking)
Jagung, tanaman yang sehat dikonsumsi ini memiliki bagian yang disebut bonggol. Manfaat bonggol jagung sangat beragam. Sayangnya, orang-orang yang melewatkan hal ini.
Banyak yang belum mengetahui bahwa tempat melekatnya biji-bijian jagung itu dapat bernilai guna. Jadi bukan sekadar bahan makanan saja. Lantas, apa sajakah manfaat-manfaatnya?
Berikut kami berikan informasi mengenai manfaat dan kandungan dari bonggol jagung. Yuk, simak artikel ini hingga benar-benar tuntas!
Apa Saja Manfaat Bonggol Jagung?
1. Dijadikan Pati
Bonggol jagung ternyata masih memiliki kandungan serat dan senyawa alami yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan pati.
Melalui proses pengolahan tertentu, limbah yang dapat terurai dengan tanah ini bisa diubah menjadi tepung pangan maupun nonpangan.
Tak cuma bahan campuran makanan, pati dari limbah pertanian ini juga kerap dimanfaatkan dalam industri perekat, kertas, hingga kerajinan.
Perlu diketahui, banyak pelaku usaha kecil mulai melirik olahan berbasis sisa tanaman jagung. Penggunaan bonggol sebagai sumber pati juga mendukung konsep pengolahan yang ramah lingkungan.
2. Makanan untuk Unggas
Kedua, manfaat bonggol jagung adalah dicampur dengan pakan unggas setelah digiling. Teksturnya yang keras biasanya dihaluskan terlebih dahulu agar lebih mudah dikonsumsi ayam, bebek, atau unggas lainnya.
Bagian ini cukup membantu sebagai tambahan serat dalam ransum pakan harian walau bukan bahan utama. Pengolahannya pun termasuk ekonomis karena bonggol mudah didapat.
Para peternak skala kecil memakai hasil olahan ini untuk menekan biaya pakan yang terus meningkat. Lebih hemat dan mengurangi penumpukan sampah pertanian setelah periode panen selesai.
Kalau mau berkualitas baik, keringkan bonggol sebelum disimpan atau dicampurkan ke pakan. Proses itu sangat penting karena dapat mengurangi kadar air dan mencegah jamur tumbuh.
Baca Juga: Penggiling Jagung Serbaguna
3. Pakan Sapi dan Domba
Selain untuk unggas, bonggol jagung juga sering dipakai sebagai campuran pakan sapi dan domba/kambing.
Setelah bonggol jagung dicacah dengan mesin giling, campurkan dengan rumput maupun bahan pakan lainnya.
Nantinya, kandungan serat dapat memenuhi kebutuhan nutrisi ternak ruminansia, terutama saat persediaan hijauan terbatas.
Fermentasi bonggol jagung terlebih dulu supaya hewan ternak Anda mudah menelannya. Proses fermentasi membantu meningkatkan tekstur dan kualitas bahan sehingga lebih optimal untuk konsumsi binatang ternak.
4. Gelang
Bonggol juga bermanfaat dalam seni, yakni diubah menjadi gelang yang unik. Bagian keras dari limbah jagung biasanya dipotong, dihaluskan, lalu dibentuk menjadi berbagai model menarik.
Kerajinan dari limbah pertanian semakin diminati karena memiliki tampilan alami dan ramah lingkungan.
Banyak para pelaku kerajinan memanfaatkan bonggol jagung untuk membuat produk sendiri, tentunya unik dan berbeda dari aksesori biasa.
Selain gelang, bahan ini juga dapat dijadikan gantungan kunci, hiasan rumah, hingga pernak-pernik dekorasi.
Pemanfaatan bonggol jagung sebagai bahan kerajinan membantu mengurangi sampah padat sekaligus membuka peluang usaha rumahan.
Biaya bahan bakunya relatif murah sehingga cocok dikembangkan oleh pelaku UMKM maupun pengrajin pemula.
Baca Juga: Mesin Perontok Dan Pemipil Jagung
5. Dijadikan Bahan Pembakar
Manfaat bonggol jagung yang kelima adalah dibuat menjadi bahan bakar alternatif. Setelah dikeringkan, bagian ini mudah terbakar dan menghasilkan panas yang cukup stabil.
Maka itulah, banyak masyarakat memanfaatkannya untuk kebutuhan memasak tradisional maupun pembakaran skala kecil.
Limbah jagung juga sering diolah menjadi briket. Briket dari limbah ini dinilai lebih ramah lingkungan daripada penggunaan bahan bakar tertentu yang menghasilkan polusi lebih tinggi.
Selain membantu mengurangi sampah pertanian, bonggol juga dapat menjadi sumber energi alternatif dengan biaya lebih terjangkau.
Di beberapa daerah, bonggol jagung dimanfaatkan sebagai pengganti kayu bakar karena mudah diperoleh setelah masa panen selesai.
6. Sumber Antioksidan
Bonggol jagung diketahui mengandung senyawa alami yang berpotensi menjadi sumber antioksidan. Kandungan tersebut membantu melawan radikal bebas yang dapat memengaruhi kesehatan tubuh.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa bagian tengah jagung memiliki kandungan senyawa fenolik yang bermanfaat untuk membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat oksidasi.
Selain bernilai bagi kesehatan, pemanfaatan limbah jagung ini juga membantu mengurangi sisa hasil panen agar lebih berguna dan memiliki nilai tambah.
Sekarang, Anda sudah selesai membaca enam manfaat bonggol jagung. Dari semua itu, mana yang membuat Anda tertarik?
Jika Anda ingin membuatnya menjadi pakan ternak atau produk daur ulang limbah, jangan sungkan menghubungi Madanitec.
Kami menyediakan banyak mesin yang dapat membantu keperluan Anda. Hubungi kami segera melalui 081215778768 (WA)!