Cara Mengolah Kantong Plastik Bekas Menjadi Bernilai
Tumpukan kantong plastik bekas yang dapat diolah. (Sumber: ALTEREGOINTELIGENCIA/Pixabay)
Kantong plastik merupakan benda sehari-hari yang kerap ditemui, baik di rumah hingga tempat pembuangan sampah. Tak jarang, plastik juga kerap ditemukan berceceran tanpa pemanfaatan berarti.
Hal tersebut tidak bagus untuk lingkungan. Maka dari itu, penting bagi kita mempelajari cara mengolah kantong plastik bekas yang tadinya biasa saja, menjadi produk bernilai guna.
Jangan sampai kantong plastik menumpuk tanpa ditindak sama sekali! Sebab, penumpukan berlebihan dapat mengotori lingkungan, apalagi sifatnya yang sulit terurai dengan alam.
Sekarang, mari kita fokus ke pengolahan kantong plastik. Simak pembahasan dalam artikel berikut ini!
Apa Itu Kantong Plastik?
Sebelum masuk ke pembahasan cara mengolah kantong plastik, apakah Anda sudah tahu apa yang dimaksud kantong plastik?
Dalam konteks limbah, kantong plastik adalah kantong berbahan plastik yang sudah tidak terpakai dan berakhir sebagai buangan. Ada banyak macamnya, seperti kantong belanjaan, pembungkus makanan, dan pembungkus sayuran.
Sebagian kantong plastik terbuat dari HDPE maupun LDPE. Bahan ini ringan, lentur, dan tahan air. Sayangnya, sangat sulit terurai secara alami.
Jika kita lihat dalam kondisi tertentu, kantong plastik dapat bertahan selama puluhan hingga ratusan tahun tanpa terurai.
Tidak ada waktu penguraian yang pasti karena dipengaruhi jenis bahan, paparan sinar matahari, suhu, dan kondisi lingkungan.
Kalau ada plastik yang terpecah menjadi bagian kecil, itu belum tentu benar-benar terurai. Bisa jadi, plastik tersebut berubah menjadi mikroplastik.
Ukurannya yang tipis membuatnya mudah terbawa angin atau aliran air, masuk ke selokan, bahkan terbawa hingga sungai.
Kantong plastik lebih sulit dipilah untuk didaur ulang Jika bercampur dengan sisa makanan dan limbah lain.
Satu hal yang bisa dilakukan adalah memisahkan kantong kresek dari sampah organik. Cara cepatnya, Anda bisa menggunakan mesin penyortir sampah.
Nantinya, kantong yang masih layak bisa digunakan kembali, sedangkan kantong yang sudah tidak terpakai dapat dikumpulkan untuk disalurkan ke pengolah daur ulang.
Baca Juga: Kurangi Sampah Plastik, Inilah Cara Membuat Ecobrick Dan Manfaatnya
Cara Mengolah Kantong Plastik Bekas agar Tidak Menumpuk
Berikut adalah cara-cara yang bisa dilakukan dalam mendaur ulang plastik bekas.
1. Membuat Produk Bernilai Seni
Senang membuat produk dari barang bekas? Jika Anda punya banyak kantong plastik di rumah, cobalah membuat tas belanja, dompet, atau benda rajutan.
Sebelum mengolahnya, pilih kantong plastik berdasarkan warna, kemudian keringkan, lalu potong menjadi lembaran supaya bisa dirangkai jadi produk baru.
Kantong plastik memang terlihat tipis. Nah, menariknya, limbah tersebut dapat menjadi bahan anyaman yang cukup kuat pada saat disusun berlapis.
Metode ini memungkinkan plastik bekas dimanfaatkan tanpa harus dilebur terlebih dahulu. Akan tetapi, tidak semuanya cocok.
Plastik yang sudah rapuh, mudah sobek, atau terkontaminasi bahan berbahaya sebaiknya tidak dijadikan kerajinan.
Produk yang dihasilkan juga perlu disesuaikan dengan kekuatan bahan dan tujuan pemakaiannya.
2. Menyetor ke Pengepul
Cara mengolah kantong plastik bekas berikutnya, jika Anda tidak punya waktu banyak, cobalah menyerahkannya ke pengepul limbah.
Pisahkan kantong plastik dahulu supaya lebih mudah disalurkan. Plastik kering dengan yang kering. Lipat lalu kumpulkan dalam satu karung, ya.
Tanyakan juga kepada pengepul jenis plastik yang diterima karena tidak semua tempat menerima kantong kresek tipis.
3. Digunakan Kembali
Jika kedua cara di atas belum bisa dilakukan, cobalah memakai kantong yang Anda miliki. Anda bisa menggunakannya untuk kantong belanjaan, melapisi tempat sampah, penutup wadah, dan lain sebagainya.
Proses Mendaur Ulang Kantong Plastik
Setelah mengetahui cara mengolah kantong plastik, sekarang kita masuk ke proses mendaur ulangnya, yuk. Penulis mengambil kasus membuat kantong kresek menjadi pelet plastik. Berikut langkah-langkahnya!
1. Mengumpulkan Plastik
Hal pertama yang harus dilakukan adalah mencari dan mengumpulkan kantong kresek bekas dari mana saja, seperti dari rumah dan tempat pengumpulan sampah.
Setelah dikumpulkan, cek terlebih dahulu apakah ada kertas, logam, atau isi di dalam plastik tersebut. Jika ada, segera pisahkan.
Langkah tersebut merupakan pemisahan awal yang sangat penting, tahu kenapa? Karena sisa makanan, minyak, tanah, dan bahan lain dapat mengganggu proses pengolahan.
Selain itu, plastik yang tercampur dengan bahan berbeda belum tentu bisa dilebur bersama. Kantong kresek yang masih dapat digunakan kembali sebaiknya dipisahkan terlebih dahulu.
Sementara itu, plastik yang sudah tidak layak pakai dapat dikumpulkan dalam karung untuk dibawa ke tempat pengolahan.
2. Memilahnya
Langkah kedua, setelah dikumpulkan, pisahkan plastik-plastik berdasarkan jenisnya. Walau terlihat serupa, plastik-plastik ini belum tentu terbuat dari bahan yang sama.
Kantong kresek, misalnya, banyak menggunakan HDPE atau LDPE, yang memiliki karakteristik berbeda meskipun sama-sama termasuk polietilena.
Plastik yang berbeda jenis sebaiknya tidak langsung dicampur karena karakteristik pelelehan dan hasil akhirnya dapat berbeda.
Plastik yang terlalu kotor, rapuh, atau tercampur bahan lain juga perlu dipisahkan sesuai standar pengolahan. Setelah melalui proses memilah, plastik yang sesuai dapat masuk ke tahap pencucian apabila diperlukan.
Baca Juga: Peluang Bisnis Daur Ulang Plastik: Solusi Ramah Lingkungan Dan Menguntungkan
3. Menggiling Plastik
Menggiling plastik termasuk langkah dalam cara mengolah kantong plastik, loh. Setelah dipilah, cacah/giling plastik yang ada supaya ukurannya berubah menjadi kecil.
Ukurannya yang kecil ini sangat disarankan agar plastik gampang dicuci dan dilelehkan. Apabila hasil cacahan masih mengandung pasir, sisa makanan, atau bahan lain, lakukan pembersihan tambahan sebelum proses selanjutnya.
Pastikan juga cacahan benar-benar kering karena kelembaban berpengaruh terhadap kualitas hasil pengolahan.
4. Melebur Plastik
Proses keempat adalah melebur cacahan plastik menggunakan mesin peleleh atau ekstruder.
Pertama, sesuaikan suhu pemanasan dengan jenis plastik.
Perhatikan suhunya, pengaturan suhu yang sangat rendah dapat membuat plastik tidak meleleh sempurna, sedangkan ketinggian suhu berisiko merusak bahan.
Pada mesin ekstruder, plastik yang meleleh didorong melalui bagian ulir menuju cetakan di ujung mesin. Sebelum dicetak, lelehan plastik dapat melewati penyaring. Langkah tersebut dapat membantu menahan kotoran atau partikel yang masih tersisa.
5. Mencetak Plastik Menjadi Pelet
Plastik cair dibentuk menjadi untaian, kemudian didinginkan dan dipotong menjadi butiran kecil atau pelet plastik.
Butiran ini selanjutnya melalui pemeriksaan kualitas sebelum diolah kembali menjadi berbagai produk plastik baru. Dengan demikian, limbah kantong kresek dapat dimanfaatkan kembali dan memiliki nilai jual.
Jika ingin mengembangkan pengolahan dalam skala usaha, pastikan jenis plastik dan metode yang digunakan sesuai dengan produk yang ingin dihasilkan.
Tertarik menerapkan cara mengolah kantong plastik bekas menjadi produk yang lebih bermanfaat? Mulailah dari metode yang sederhana dan kembangkan potensinya!
Jika sudah sampai ke tahap pembuatan skala menengah-besar, ada baiknya memanfaatkan berbagai mesin. Misalnya, mesin pencacah dan peleleh plastik.
Dapatkan mesin-mesin tersebut dengan harga terjangkau! Konsultasikan kebutuhan Anda kepada Madanitec melalui 081215778768 sekarang juga!
