Penyebab Produksi Telur Bebek Menurun Dan Cara Meningkatkannya
Ilustrasi telur bebek. (Sumber: barskefranck/Pixabay)
Apa penyebab produksi telur bebek menurun? Banyak peternak yang takut akan penurunan produksi telur bebek. Hal tersebut sebenarnya wajar-wajar saja.
Namun, alangkah baiknya tidak terlalu larut dalam ketakutan yang berlebihan. Sebab, kemungkinan mereka belum tahu bahwa produksi telur bebek bisa ditingkatkan.
Pertanyaannya sekarang, apa yang menyebabkan produksi telur bebek menurun? Bagaimana cara meningkatkan panen telur? Artikel ini akan menjelaskan 2 aspek tersebut. Yuk, disimak!
Apa Sajakah Penyebab Produksi Telur Bebek Menurun?
Ada beragam faktor yang membuat bebek mengalami penurunan produksi telur. Berikut jawabannya.
1. Terkena Penyakit
Kesehatan hewan sangat penting untuk dijaga. Jika bebek mengalami penurunan kesehatan, tentu hewan ini bisa kena penyakit.
Nah, jika kesehatannya tidak normal, kemampuannya dalam menghasilkan telur pun berkurang. Pada saat terserang penyakit, bebek biasanya mengalami penurunan nafsu makan atau kurang aktif dalam bergerak.
Kondisi tersebut dapat mengganggu proses pembentukan telur sehingga jumlah telur yang dihasilkan ikut menurun. Cara mencegahnya, berikan air serta pakan yang layak dan cukup.
Amati kondisi bebek setiap hari agar perubahan perilaku bisa segera diketahui. Bila ada bebek yang menunjukkan gejala sakit, konsultasikan dengan dokter hewan agar mendapatkan penanganan yang sesuai.
Baca Juga: Dibuang Sayang! Inilah 6 Manfaat Bonggol Jagung Dan Kandungannya Yang Jarang Diketahui
2. Kekurangan Makanan
Kekurangan makanan dapat membuat bebek dikenai penyakit. Maka itulah kita harus mencukupinya karena kebutuhan nutrisi yang tidak tercukupi dapat menjadi salah satu penyebab produksi telur bebek menurun.
Berikan bebek Anda pakan bergizi yang mengandung protein, mineral, dan vitamin. Kalsium dan fosfor juga berperan penting dalam pembentukan cangkang telur.
Jika pakan yang diberikan kurang berkualitas atau jumlahnya tidak mencukupi, produktivitas bebek bisa terganggu. Jangan sembarangan dalam memberi makanan.
Berikan jenis pakan bebek petelur yang baik dan juga perhatikan kandungan nutrisinya. Jangan hanya berfokus pada banyaknya makanan yang diberikan saja.
3. Cuaca yang Tidak Mendukung
Cuaca ekstrem, seperti hujan dan suhu yang terlalu panas dapat membuat bebek merasa tidak nyaman. Hal ini dapat mengurangi nafsu makannya.
Efeknya, jumlah nutrisi yang masuk ke tubuh ikut berkurang. Pembuahan telur terganggu apabila kondisi tersebut berlangsung secara terus-menerus.
Jaga sirkulasi udara dalam kandang, sediakan tempat berteduh, dan berikan air minum adalah cara untuk mengurangi dampaknya.
Selain itu, perhatikan perubahan konsumsi pakan dan jumlah telur setiap hari agar para peternak dapat lebih cepat mengetahui kalau kondisi cuaca mulai berpengaruh pada produktivitas ternak.
4. Terkena Stres
Sejatinya stres tidak hanya dialami manusia, tetapi juga hewan ternak seperti bebek. Masalah kesehatan ini bisa muncul akibat kondisi kandang yang sangat padat, gangguan dari hewan lain, dan sebagainya.
Ketika mengalami stres, bebek mungkin menjadi lebih gelisah, kurang aktif, atau mengalami penurunan nafsu makan. Jika berlangsung cukup lama, kondisi tersebut dapat mengganggu produksi telur.
Untuk mengurangi risiko stres, usahakan lingkungan kandang tetap tenang dan nyaman. Atur kepadatan kandang agar bebek memiliki ruang gerak yang cukup.
5. Umur Bebek
Terakhir, umur juga merupakan penyebab produksi telur bebek menurun. Bebek yang masih sangat muda belum tentu memasuki masa bertelur.
Sementara itu, bebek yang baru mulai bertelur biasanya masih membutuhkan waktu untuk mencapai produksi yang lebih stabil
Setelah melewati masa puncak produktivitas, jumlah telur yang dihasilkan umumnya berangsur menurun seiring bertambahnya umur.
Karena itu, peternak perlu mengetahui usia dan riwayat produksi setiap kelompok bebek. Catatan sederhana mengenai jumlah telur harian dapat membantu menunjukkan apakah penurunan produksi terjadi secara bertahap atau tiba-tiba.
Cara Meningkatkan Produksi Telur pada Bebek
Inilah cara meningkatkan produksi telur bebek secara umum yang wajib diketahui:
- Menambahkan dedak halus, jagung giling, konsentrat bebek petelur, dan sumber protein tambahan guna mencukupi nutrisi harian bebek.
- Memberikan air minum yang bersih dan cukup guna membantu proses metabolisme.
- Berikan cahaya yang cukup baik sinar lampu maupun matahari pada tempat tinggal bebek, setidaknya 14 jam per hari agar hormon reproduksinya terangsang.
- Beri makan bebek berdasarkan jadwal yang sudah disusun secara konsisten.
- Berikan suplemen guna membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan penyerapan nutrisi hewan ini.
Baca Juga: Jenis Limbah Pertanian Ini Bisa Jadi Pakan Ternak, Apa Saja Itu?
Nah, itulah tadi informasi dari kami mengenai penyebab produksi telur bebek menurun dan panduan untuk meningkatkan produktivitasnya. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda sekalian.
Kalau Anda membutuhkan mesin untuk menggiling bahan pakan ternak, silakan menghubungi Madanitec. Tim kami akan merekomendasikan alat tepat guna yang sesuai kebutuhan Anda.
Dapatkan berbagai keuntungan di sini! Segera hubungi kami melalui 081215778768 (WhatsApp).
