Jenis Pakan Bebek Petelur Yang Bagus Dan Alami, Jangan Asal Kasih
Bonggol jagung adalah salah satu jenis pakan bebek petelur yang bergizi. (Sumber: Pixabay)
Bebek petelur termasuk hewan ternak yang harus dijaga, terutama soal makanan. Pasalnya, tidak semua jenis pakan bebek petelur itu bisa memenuhi kebutuhan nutrisinya secara optimal.
Makanya, pembudidaya harus memerhatikan aspek ini supaya bebek memperoleh gizi yang seimbang, yang mana bagus untuk produktivitas dan kondisi telur sang hewan.
Melalui artikel ini, penulis akan menyajikan informasi mengenai jenis-jenis pakan alami yang baik untuk bebek petelur. Bagaimana informasinya? Yuk, langsung simak!
Apa Saja Jenis Pakan Bebek Petelur yang Bagus?
Sebagai peternak atau orang yang membudidayakan bebek petelur, Anda harus menjaga dan merawatnya, salah satunya adalah memberikan makanan tepat waktu. Umumnya diberikan pada pagi dan sore hari.
Selain jadwal makan yang teratur, bebek petelur juga harus diberikan jenis pakan bebek petelur yang bagus, kaya akan karbohidrat, protein, dan kalsium. Apa saja pakan-pakan itu? Berikut detailnya.
1. Onggok Singkong
Onggok singkong adalah tepung tapioka singkong sisa yang memiliki potensi besar sebagai bahan makanan ternak. Dengan catatan, pengolahan harus dilakukan secara benar.
Pengolahan onggok singkong mencakup proses mengeringkan, menghancurkan, atau juga dapat dicampur dengan bahan lain.
Walau tergolong limbah, onggok singkong atau onggok-onggok mengandung karbohidrat (kurang lebih 80%), protein kasar (2,2%), serat kasar (31,6%), dan abu (0,38%).
Ini membuatnya dijadikan makanan alternatif (tambahan), bukan utama. Meskipun mengandung gizi yang tinggi, jangan terlalu sering memberikan onggok kepada bebek petelur.
Risiko memberikan pakan onggok kepada bebek petelur secara berlebihan, antara lain mengganggu pencernaan hewan dan ketidakseimbangan nutrisi jika tidak disertai pakan lain.
Biar tidak merugikan Anda, keringkan serta hancurkan ampas padat singkong sebelum diolah dan berikan batas pada bebek dalam mengonsumsi makanan tersebut.
2. Bonggol Jagung
Bonggol jagung atau bisa juga disebut janggel adalah bagian keras dari tongkol jagung yang tersisa. Kerap dianggap limbah pertanian, padahal kandungan dari jenis pakan bebek petelur satu ini begitu banyak, loh.
Secara kandungan gizi, bonggol mengandung selulosa (kisaran 30–50%), hemiselulosa (20–30%), karbohidrat (60–65%), kalsium (0,1-0,3%), dan masih banyak yang lainnya.
Memberikan pakan ternak dari limbah ini bisa diselingi makanan lain. Namun, bukan langsung dikasih begitu saja. Anda harus mengolahnya supaya bebek mudah mencerna.
Pengolahan yang benar, pertama lakukan pencacah. Potong bonggol ke bentuk yang kecil supaya mudah sewaktu pencampuran. Biar semakin cepat, Anda bisa menggunakan mesin pencacah bonggol jagung.
Jika diberikan dalam kondisi utuh, tidak dicacah dahulu, bebek peliharaan Anda berisiko mendapatkan masalah kesehatan. Oleh karena itu, buatlah bonggol jagung menjadi silase atau dicacah. Bisa juga dicampur dedak.
3. Bungkil Kelapa
Kita lanjutkan pembahasan. Sekarang, kita sudah memasuki bungkil kelapa yang termasuk jenis pakan bebek petelur, lebih tepatnya bahan pembuatan.
Limbah padat yang kaya protein dari ekstraksi minyak kelapa yang sering disebut bungkil kelapa. Soal nutrisi, bungkil kelapa terbilang bagus untuk bebek.
Terkandung protein kasar (sebanyak 21%) dengan energi metabolisme yang berjumlah 1.800 kkal/kg. Di sisi lain, energi dan mineral dari bungkil masih berada di bawah kebutuhan optimal ternak unggas, khususnya bebek petelur.
Saat memberikan makanan pada bebek, jangan terlalu sering dan itu-itu saja, ya. Soalnya, ternak berisiko tidak seimbang.
Energi metabolisme yang relatif rendah dapat menyebabkan kebutuhan energi harian tidak terpenuhi sehingga kegiatan harian bebek petelur menurun.
Tidak hanya itu, kandungan serat yang tinggi dapat menghambat proses pencernaan dan penyerapan nutrisi.
Baca Juga: Mesin Pencacah Jerami Untuk Pakan Ternak Dan Pembuatan Kompos
4. Bekatul
Jenis pakan bebek petelur yang berikutnya adalah bekatul, serbuk dari gilingan padi yang kerap dipakai dalam ramsum unggas. Penyebabnya adalah bahan tersebut mudah didapat dan harganya terjangkau.
Anda boleh memberikan bekatul secara langsung ke bebek. Jika ingin lebih baik secara nutrisi, bekatul dijadikan bahan campuran makanan fermentasi untuk bebek petelur saja.
Serbuk tersebut mengandung protein kasar (12 hingga 14%). Lemak kasar (10-13%), ada kadar airnya (10-12%), serta kalsium (0,07-0,10%).
Serat kasar yang terbilang tinggi membuat bekatul sebaiknya diselingkan saja, jangan terlalu sering. Soalnya bisa menurunkan kemampuan pencernaan dari si bebek.
Selain itu, bebek petelur dapat mengalami penurunan nafsu makan, disebabkan oleh bekatul yang beraroma apek.
Solusinya, ketika membuat pakan bebek bekatul alami, sodorkan saja 20-30% bekatul dari total ransum pakan. Selain itu, simpan bekatul di tempat yang sejuk.
5. Tepung Ikan
Tepung ikan adalah bubuk yang terbuat dari limbah ikan (bagian tulang dan kepala). Bahan campuran ini merupakan jenis pakan bebek petelur terakhir pada pembahasan kali ini.
Dalam tepung ikan mengandung protein kasar sebanyak 55%, asam amino, juga lemak sekitar 9-13%. Protein dan asam amino tergolong lengkap.
Ini membuat tepung ikan sangat baik sebagai sumber protein hewani dalam pakan ternak. Bebek pun berisiko mengalami penyakit/gangguan kesehatan bila mengonsumsi pakan yang mengandung tepung ikan secara tidak terkontrol.
Kelebihan protein dapat membebani metabolisme dan ginjal. Agar manfaat tepung ikan optimal dan aman, pilih tepung berkualitas dan gabungkan dengan bahan pakan energi seperti jagung atau dedak.
Itulah pembahasan mengenai jenis pakan bebek petelur. Setelah mengetahui kelimanya, coba mulai sekarang, hindari memberikan pakan secara asal-asalan.
Bila perlu, produksi sendiri lebih baik. Madanitec memproduksi mesin pencacah dan yang lainnya, yang mana bermanfaat dalam membantu mengolah pakan segala hewan ternak.
Ketahui mesin-mesinnya melalui katalog kami atau langsung menghubungi 081215778768 (WA) untuk berkonsultasi. Yuk, tingkatkan hasil telur bebek Anda dengan pakan serta pengolahan yang tepat sesegera mungkin.
