Cara Membuat Keripik Tempe Garing, Tidak Eneg, dan Awet - MadaniTec

Artikel Detail

Inilah Rahasia Keripik Tempe Yang Garing, Tidak Eneg, Dan Awet

Inilah Rahasia Keripik Tempe Yang Garing, Tidak Eneg, Dan Awet

Keripik tempe renyah, garing, dan tahan lama. (Sumber: 8photo/Freepik)

Keripik tempe adalah camilan tradisional yang tidak pernah lekang oleh zaman. Terbukti sampai sekarang, camilan yang satu ini masih sering dikonsumsi, bahkan dibuat dalam berbagai varian untuk pengalaman rasa yang lebih autentik.

Resepnya saja bisa kita temukan di mana pun. Kendati demikian, masih banyak orang yang mendapati keripik dengan rasa apek, eneg, dan kurang garing. Hal ini membuat kenikmatannya berkurang.

Semua aspek di atas tentu saja ada penyebabnya. Anda tertarik membuat olahan tempe tersebut dengan hasil yang baik? Untuk mencegahnya, perlu cara pengolahan dan penirisan yang tepat. Berikut informasinya.


Penyebab Keripik Tempe Gagal

Ada beberapa penyebab dari kegagalan makanan ini, di antaranya adalah sebagai berikut.


1. Menggunakan Kedelai yang Tidak Bermutu

Kedelai adalah jenis kacang yang punya banyak jenis. Tidak semua bisa digunakan untuk pembuatan tempe. Jika tidak ingin gagal, pilihlah kedelai kuning yang agak kecokelatan sebagai bahan bakunya.

Baca Juga: Perlu Di Perhatikan Minyak Yang Berlebihan Pada Gorengan Dapat Berdampak Buruk Bagi Kesehatan


2. Suhu Fermentasi Terlalu Rendah

Pertumbuhan jamur yang signifikan sangat berpengaruh terhadap kualitas tempe. Jika suhu ruangan untuk fermentasi kedelai terlalu rendah, pertumbuhan jamur pun terhambat.

Saran, atur suhu ruangan antara 26 hingga 36°C agar fermentasi tetap optimal dan tekstur tempe tetap padat.


3. Tidak Dijemur Dahulu Sebelum Digoreng

Penjemuran menjadi proses yang penting sebelum menggoreng makanan ringan yang satu ini. Banyak orang yang langsung menggoreng irisan tempe tanpa dikeringkan dahulu. Hasilnya, keripik bertekstur lembek, berminyak, dan bau tengik.


4. Keripik Mengandung Minyak Berlebih

Keripik yang terbuat dari tempe, hasil fermentasi kedelai bisa terasa eneg. Anda pasti pernah mengalaminya, kan? Nah, itu ada sebabnya, lo.

Penyebab dari sensasi eneg tersebut bisa berasal dari kandungan minyak yang menempel terlalu banyak.

Solusinya adalah menggunakan api yang sedang (cukup panas) dan tiriskan dengan sempurna setelah masak.


Cara Membuat Keripik Tempe yang Garing dan Awet

Bagi pemilik usaha keripik sekaligus makanan ringan lain, kualitas sangat diprioritaskan. Hal ini dilakukan agar pembeli datang berkali-kali dan menjadi langganan.

Makanya, rasa kerupuk tempe yang gurih, tekstur garing, dan lebih tahan lama saat disimpan sangatlah penting. Anda ingin membuatnya dengan hasil yang baik, kan? Yuk, simak tips di bawah ini.


1. Gunakan Tempe yang Tidak Apek atau Baru

Cara pertama, gunakan tempe dalam kondisi baru. Cirinya, tidak berbau apek. Sebab, mengonsumsi makanan seperti itu bisa menimbulkan sakit perut, bahkan demam.

Tempe yang layak dipakai biasanya berwarna putih dengan serat jamur merata, sedangkan yang tidak warnanya keabu-abuan, kekuningan pekat, atau muncul bercak hitam.

Baca Juga: 5 Alasan Kenapa Anda Harus Memulai Usaha Keripik


2. Goreng di Suhu yang Stabil

Suhu minyak pada saat menggoreng tempe sangat berpengaruh pada kerenyahan dan warnanya. Hindari menyetel api yang terlalu kecil agar tempe tidak menyerap minyak terlalu banyak.

Jika Anda ingin meningkatkan kualitas produksi secara konsisten, gunakan mesin peniris keripik yang efisien dan mudah dioperasikan. Dengan alat ini, kadar minyak bisa berkurang lebih cepat sehingga keripik terasa ringan dan awet disimpan.

Selain itu, jangan memasak di bawah api yang terlalu besar. Hasilnya bisa gosong sebagian dan kematangan tidak sempurna.

Hasil terbaik bisa Anda dapatkan dengan memasak di bawah api tingkat sedang. Pastikan minyak cukup panas. Suhu yang stabil akan mematangkan keripik secara merata.


3. Tiriskan Keripik Tempe dengan Mesin Peniris

Nah, ini dia cara yang mampu membuat keripik menjadi lebih renyah, tidak apek, dan awet sewaktu disimpan di tempat penyimpanan. Gunakan mesin peniris minyak untuk hasil keripik yang lebih baik.

Selain mudah digunakan dan efektif mengurangi kadar minyak pada makanan seperti itu, mesin tersebut juga bisa disesuaikan kapasitasnya.

Kami menyediakan peniris dalam berbagai ukuran. Salah satunya adalah alat yang berkapasitas 9 liter.

Membuat keripik tempe dengan hasil terbaik memang membutuhkan ketelatenan. Bagian pentingnya terletak pada pemilihan bahan baku, proses menggoreng yang tepat, serta proses meniris minyak yang maksimal.

Oh, iya, jangan menggunakan minyak jelantah dalam menggorengnya karena mampu meningkatkan risiko kanker.

Yuk, tingkatkan kualitas produk keripik Anda secara konsisten. Hubungi Madanitec melalui 081215778768 untuk mendapatkan alat peniris yang sesuai kebutuhan Anda. Dapatkan penawaran menarik dari kami sekarang juga.

Related News

Penyebab Keripik Singkong Tengik Dan Solusinya

Penyebab Keripik Singkong Tengik Dan Solusinya

October 05, 2023
Salah satu masalah yang mungkin dialami pemilik usaha keripik adalah produknya yang tengik dan tidak tahan lama. Hal ini tentu saja menyebabkan kerugi...
Industri Pengolahan Kelapa Di Indonesia Masih Prospektif

Industri Pengolahan Kelapa Di Indonesia Masih Prospektif

January 29, 2020
Bisnis industri pengolahan kelapa di Indonesia masih prospektif dan terus berkembang di beberapa wilayah seperti Riau, Sulawesi Utara, Gorontalo, Jamb...
Jenis Rumput Pakan Sapi Potong Untuk Memaksimalkan Bobot Ternak

Jenis Rumput Pakan Sapi Potong Untuk Memaksimalkan Bobot Ternak

September 18, 2023
  Jenis rumput yang yang dimakan sapi atau hewan ternak lainnya sangat berpengaruh pada proses pertumbuhan dan perkembangan sapi potong. Beda...