Strategi Pemberian Pakan Sapi biar Cepat Gemuk - MadaniTec

Artikel Detail

Strategi Pemberian Pakan Sapi Biar Cepat Gemuk

Strategi Pemberian Pakan Sapi Biar Cepat Gemuk

Ilustrasi sapi tumbuh sehat akibat strategi pemberian pakan sapi yang berhasil. (Sumber: Trisno6971/Pixabay)

Para pembudidaya sapi potong harus memiliki strategi pemberian pakan sapi yang tepat agar tingkat keberhasilan tinggi dalam upaya penggemukan hewan tersebut.

Proses gemuknya sapi dipengaruhi berbagai aspek, beberapa di antaranya genetik, manajemen, nutrisi, dan lingkungan. Namun, mengatur pakan menjadi sesuatu yang berperan besar.

Sebab, berhubungan langsung dengan pertumbuhan serta efisiensi biaya pengeluaran. Lantas, strategi seperti apa yang cocok dalam mendukung pertumbuhan bobot sapi? Jawabannya bisa Anda temukan di bawah ini.


Cara agar Sapi Potong Cepat Besar

Jalani program penggemukan agar sapi potong Anda bisa tumbuh dengan lebih cepat. Program ini sendiri fokus pada sapi kurus dewasa yang memang targetnya 3 hingga 5 bulan.

Supaya bobotnya lebih cepat bertambah, Anda perlu mengelola makannya baik dari kualitas maupun kuantitas.

Misalnya dari segi kuantitas, peternak memberikan konsentrat dalam jumlah tertentu dan juga menyediakan air tanpa batas untuk sapi.

Sementara itu dari segi kualitas, Anda memberikan pakan ternak berupa konsentrat yang mengandung ampas tahu, dedak halus, dan bungkil kedelai.

Jika kita memantau para peternak luar negeri, mereka melakukan penggemukan terhadap sapi-sapi potong yang memakai sistem pasture fattening.

Sistem pasture fattening ini adalah sistem yang mana sapi dijaga atau digembala oleh para peternak. Selain itu bisa juga menggunakan metode dry lot fattening.

Nah, bagaimana dengan strategi pemberian pakan sapi potong di Indonesia? Kebanyakan, orang-orang menaruh sapi di kandang mereka. Nantinya, peternak akan memberikan pakan hijauan atau konsentrat yang dibutuhkan.

Baca Juga: 7 Jenis Sapi Ternak Yang Ada Di Indonesia, Nomor 5 Banyak Dicari!


Strategi Pemberian Pakan Sapi: Makanan Penuh Gizi

Sistem pemeliharaan intensif sapi soal pertambahan bobot badan hariannya punya variasi. Perbedaan ini punya banyak faktor, seperti faktor jenis, manajemen pakan sapi yang diberikan, dan juga komposisi makanannya.

Umumnya memang makanan utama daripada sapi terdiri atas hijauan dan konsentrat. Pakan hijau bisa diberikan berkat berbagai jenis rumput yang ada dan layak diolah/dikonsumsi hewan tersebut.

Secara umum, pakan utama sapi potong terdiri dari hijauan dan konsentrat. Semua punya peran penting dalam mendukung pertumbuhan bobot badan.

Konsentrat sendiri adalah campuran dari banyak bahan yang sudah penulis sampaikan di atas.


Kebutuhan Pakan Harian Sapi

Sapi potong membutuhkan setidaknya 3% dari berat badan mereka per hari (dalam bentuk bahan kering) berdasarkan pakan yang telah dihitung tanpa kandungan air.

Biasanya orang-orang yang membudidaya sapi potong membuat makanan sapi dengan 30% hijauan(kering) serta 70% konsentrat (bahan kering).

Di sisi lain, sebagian peternak membuat pakan dengan perbandingan seperti ini; limbah organik hijau sebanyak 25%, 75 %konsentrat , bahkan ada yang menakar 80% konsentrat.

Jika porsi konsentrat semakin tinggi, asupan energi yang diterima sapi juga bisa menjadi besar. Ini membuat bobot sapi  meningkat secara singkat.
Pola Pemberian Pakan yang Harus Diperhatikan

Sebagai bagian dari strategi pemberian pakan sapi, memotong rumput atau bahan lainnya sebelum dijadikan pakan ternak adalah salah satu cara mengatur pakan yang benar.

Biar tidak melukai tubuh, peternak memanfaatkan pencacah rumput. Ini dapat mengurangi kebiasaan sapi yang memilih daun saja dan tentu saja mudah dimakan olehnya.


Contoh Jadwal dalam Memberikan Pakan pada Sapi

Ini adalah gambaran berupa waktu dalam memberikan pakan harian:

  • Pagi hari: Sekitar pukul 07.00, berikan setengah porsi konsentrat dahulu, lalu seperempat hijauan.
  • Siang hari: Pada pukul 12.00, cobalah berikan pakan hijauan sebanyak setengah porsi.
  • Sore hari: Setengah porsi konsentrat di jam 15.00 serta seperempat porsi rerumputan atau hijauan pada pukul 17.00.

Ingat, sediakan selalu air minum untuk sapi-sapi Anda. Di samping makanan bergizi dan manajemennya, air minum juga penting. Sebab, pengaruh terhadap nafsu makan sapi dan metabolismenya begitu besar.


Menambahkan Nutrisi Pendukung

Strategi pemberian pakan sapi yang juga krusial adalah menambahkan nutrisi pendukung, yakni memberikan konsentrat dan juga premiks bervitamin dan mineral.

Menggunakan premiks berarti Anda meningkatkan konsumsi pakan dan melengkapi kecukupan mineralnya, yang tidak meululu cukup hanya dari hijauan dan konsentrat utama saja.

Selain premiks, coba tambahkan molase. Sebab, rasa manis dan aromanya yang kuat bisa meningkatkan palatabilitas terhadap pakan.

Baca Juga: Jenis Rumput Pakan Sapi Potong Untuk Memaksimalkan Bobot Ternak


Kualitas Daging Sapi dari Strategi Pakan yang Tepat

Penerapan strategi dalam memberikan pakan pada sapi yang baik itu tidak hanya memperbaiki bobot, tetapi juga kualitas dagingnya.

Sapi yang mendapatkan pakan secara seimbang berpotensi menghasilkan daging yang padat, banyak nutrisinya, serta berwarna merah segar.

Nah, daging seperti inilah yang disenangi para pecinta masakan daging/kuliner. Karena daging sapi hanya bertahan beberapa jam saja di luar pendingin, banyak orang yang membekukannya.

Tujuan dari daging sapi yang dibekukan itu jelas, yakni menjaga kesegarannya. Pada tahap pengolahan daging, tentunya daging yang beku sangatlah keras.

Maka dari itu, zaman sekarang sudah ada yang namanya mesin pemotong tulang dan daging beku.

Pemotongan cepat, tidak berantakan, dan aman untuk pengguna. Daging pun terjaga hingga sampai ke tangan pelanggan.

Itulah pembahasan mengenai strategi pemberian pakan sapi. Penggemukan bukan hanya memberikan jumlah pakan yang ugal-ugalan. Dengan cara itu, justru pencernaan sapi bisa bermasalah.

Mesin untuk memaksimalkan sapi yang Anda pelihara tersedia di Madanitec. Anda bisa mendapatkannya dengan konsultasi dahulu, gratis. Hubungi 081215778768 (WA).

Related News

Mengubah Limbah Kain Perca Jadi Peluang Usaha Dengan Mesin Pencacah Kain

Mengubah Limbah Kain Perca Jadi Peluang Usaha Dengan Mesin Pencacah Ka...

September 08, 2023
  Dalam industri konveksi yang skalanya besar, tidak dapat dihindari akan menghasilkan limbah. Baik berupa kain sisa potongan / kain perca, ma...
Mengenal Sampah RDF, Manfaat Dan Cara Mengelolanya

Mengenal Sampah RDF, Manfaat Dan Cara Mengelolanya

January 23, 2025
Pengolahan sampah menjadi Refuse-Deriver Fuel atau RDF adalah sala satu teknologi pengelolaan sampah yang bertujuan mengubah limbah menjadi bahan baka...
Cara Mengolah Sabut Kelapa Menjadi Cocofiber Berkualitas Ekspor

Cara Mengolah Sabut Kelapa Menjadi Cocofiber Berkualitas Ekspor

May 23, 2025
Sabut kelapa adalah salah satu limbah pertanian yang sering diabaikan, padahal memiliki potensi ekonomi yang sangat besar. Salah satu produk turunan y...