Tips Agar Kremesan Tidak Berminyak Dan Tetap Kriuk Lebih Lama
Ilustrasi kremesan yang tidak berminyak. (Sumber: topntp26/Freepik)
Ingin membuat kremesan tidak berminyak masih gagal, padahal sudah menggoreng di minyak panas, sebentar, dengan adonan encer? Besar kemungkinan, ada yang salah sewaktu memasaknya.
Kremesan yang mengandung banyak minyak tak hanya memengaruhi rasa. Namun, juga membuat teksturnya cepat melempem. Kalau dibiarkan, kualitas kremesan tentu tidak akan awet.
Kami akan membahas beberapa hal yang luput dari perhatian saat membuat kremesan. Ini merupakan tips yang perlu dipahami agar Anda bisa mendapatkan hasil yang lebih kering dan tetap kriuk lebih lama.
Perbedaan Kremesan Tidak Berminyak dan Renyah
Banyak orang mengira bahwa kremesan yang renyah adalah kremesan yang minyaknya sudah dihilangkan sepenuhnya, padahal tidak selalu seperti itu. Berikut perbedaan yang patut diketahui.
Tekstur Kremesan
- Tidak berminyak: Sewaktu digigit terasa ringan dan tidak membuat tanda minyak di mulut pengonsumsi.
- Renyah: Awalnya terasa kriuk, tetapi menyimpan minyak di sela-sela kremesan.
Ketahanan Kremesan
- Tidak berminyak: Bisa bertahan lebih lama sekalipun dalam keadaan anyep.
- Renyah: Berpotensi melempem kalau dibiarkan terlalu lama.
Proses Membuatnya
- Tidak berminyak: Minyak perlu ditirisi pada waktu yang tepat.
- Renyah: Kerenyahan biasanya dipengaruhi adonan dan tingkat kepanasan minyak ketika menggoreng.
Kadar Lemak
- Tidak mengandung minyak: Jelas sedikit atau bisa saja tidak sama sekali.
- Garing: Walau tekstur tampak garing, kadarnya bisa lebih tinggi.
Baca Juga: Jangan Asal, Inilah Tips Membuat Kremesan Ayam Super Renyah Dan Lezat
Tips agar Kremesan Tidak Berminyak
1. Angkat Kremesan Saat Minyak Masih Mendidih
Hindari menunggu gelembung minyak benar-benar tenang supaya minyak tidak masuk kembali ke pori kremesan.
Hal harus Anda lakukan adalah mengangkatnya ketika minyak masih berbuih kecil agar minyak langsung terlepas, bukan terserap.
2. Jangan Mendiamkan Kremes di Wajan
Gorengan tepung ini memang dimasak tidak lama, tetapi jangan biarkan camilan tersebut mengapung dalam waktu yang tidak sebentar.
Jika kremes yang Anda masak didiamkan di minyak terus, minyak sisa panas akan diserap. Nah, kalau strukturnya sudah dibentuk, warnanya pucat, angkat sesegera mungkin.
3. Tiriskan di Waktu yang Tepat
Meniriskan terlalu lama di atas minyak panas membuat kremesan “memasak ulang” dan menyerap minyak kembali. Tiriskan cepat lantas pindahkan ke wadah lain agar panas sisa tidak terjebak.
4. Tiriskan dengan Mesin Spinner Minyak
Meniriskan kremesan secara manual acapkali tidak mampu membuang minyak hingga ke dalam selaan adonan.
Saran, gunakan mesin spinner yang membuang sisa minyak goreng secara merata tanpa merusak tekstur. Hasilnya? Kremesan kering dan kriuk lebih lama.
5. Hindari Menggoreng Sekaligus
Kremesan yang digoreng terlalu banyak sekaligus menurunkan suhu minyak secara mendadak. Akibatnya, adonan tidak langsung mengering dan minyak lebih mudah meresap. Oleh karenanya, goreng saja per-batch atau sedikit-sedikit.
6. Biarkan Uap Panas Hilang Sebelum Disimpan
Kremesan yang langsung ditutup saat masih panas akan menghasilkan uap air yang cepat melempem dan penuh minyak.
Diamkan dulu sampai hangat setelah itu baru disajikan atau disimpan untuk dijual atau dimakan sendiri.
Kremesan (per 100 gram) mengandung sekitar 475 kkal, dengan lemak 24,48 gram, karbohidrat 62,63 gram, dan protein 1,50 gram.
Demikian pembahasan mengenai tips supaya kremesan tidak berminyak, tetap enak dan kriuk terus! Kalau Anda butuh mesin spinner yang punya pilihan kapasitas, silakan menghubungi Madanitec.
Madanitec bisa dihubungi melalui WhatsApp pada nomor 081215778768. Sekarang, wujudkan membuat camilan kriuk yang garing tanpa rasa enak, juga sehat bersama kami!